Pulau Salah Namo, ‘Serpihan Surga’ di Sumatera Utara

Pulau Salah Namo (Salah Nama), tentunya merupakan nama yang unik. Mengapa bernama Salah Namo, tentunya menjadi pertanyaan banyak orang.

Ternyata, sebelum bernama Salah Namo, namanya lebih unik lagi, yaitu organ intim wanita. Disebut demikian, karena bentuknya memang mirip dengan klitoris. Sehingga, masyarakat setempat khususnya para nelayan, menyebutnya demikian.

Namun belakangan, masyarakat setempat merasa tabu menyebutkan nama pulau seperti itu. Akhirnya, jadilah pulau yang berada di lepas pantai Sumatera itu, menjadi Salah Namo.

Banyak yang mengibaratkan, Pulau Salah Namo merupakan serpihan surga. Keindahan objek wisata yang ada di Kabupaten Batubara ini tak kalah dengan lokasi wisata lainnya, yang berada di Provinsi Sumatera Utara.

Pulau Salah Namo merupakan sebuah pulau kecil yang berjarak, sekitar 40km dari Kota Tanjung Balai dan 10km dari selatan Pulau Pandang. Pulau ini memiliki panjang sekitar 500m dan lebar 250m.

Keindahan pulau ini sudah terlihat ketika wisatawan akan tiba di lokasi ini. Salah satu keunikannya, di sekeliling pulau ini terdapat bebatuan berwarna merah. Perpaduan warna birunya laut, hijaunya pepohonan serta bebatuan yang berwarna merah, memberikan kesan eksotis.

Tidak hanya menikmati ragam warna alam, di lokasi ini, wisatawan dapat melakukan snorekling ataupun diving untuk melihat keindahan bawah lautnya. Memancing, berenang dan bermain jetsky memberikan pengalaman tersendiri.

Siang hari, di saat terik matahari, tidak perlu khawatir menyengat tubuh. Rimbunnya pepohonan di pulau tersebut, dapat melindungi tubuh dari sengatan matahari.

Bermalam di Pulau Salah Namo, wisatawan dapat menikmati indahnya cahaya bintang dan kerlap-kerlip lampu kapal nelayan yang sedang mencari ikan.

Di pulau ini juga tersedia penginapan yang disediakan oleh Pemerintah Kabupaten Batubara. Tarifnya, juga masih terjangkau.

Menuju ke tempat ini, pengunjung harus menyebrang dari pelabuhan yang ada di Tanjung Tiram, dengan waktu tempuh dua jam hingga tiga jam.

Wisatawan dari luar Batubara, dengan titik awal Kota Medan, harus menempuh perjalanan sekitar 4 jam, menggunakan kendaraan pribadi ataupun umum.

Namun semuanya terbayar lunas, ketika pengunjung sudah menjejakkan kaki di Pulau Salah Namo.(***)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*