Peduli DBD, Pocari Sweat Bantu Asupan Cairan Tubuh

MEDAN | Curah hujan yang tinggi di awal tahun 2020 ini menjadi perhatian masyarakat Indonesia. Selain mengakibatkan beberapa daerah tergenang air, dampak pascaturun hujan juga mengakibatkan beberapa potensi penyakit. Fenomena yang selalu muncul saat musim hujan dan dikhawatirkan adalah Demam Berdarah Dengue (DBD).

Pasalnya, banyaknya genangan air menyebabkan jentik-jentik nyamuk dengue bermunculan dan mengakibatkan meningkatnya aktivitas nyamuk aedes aegypti yang dapat membawa virus dengue penyebab penyakit demam berdarah. Tak jarang jumlah penderita DBD meningkat saat musim penghujan bahkan bisa menyebabkan kematian apabila tidak segera diberikan pertolongan.

Pertolongan dan penanganan bagi penderita DBD bisa dilakukan dengan memberikan obat sesuai dengan gejala atau keluhan yang diderita serta asupan cairan yang cukup. Kematian akibat DBD dikarenakan kebocoran plasma akibat virus dengue dan dehidrasi yang meningkat akibat demam serta muntah.



Untuk mencegah dan mengurangi penderita demam berdarah dengue, Pocari Sweat melakukan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya cairan tubuh bagi penderita demam berdarah agar cairan tubuhnya tetap terjaga. Ini merupakan salah satu manfaat utama Pocari Sweat sebagai minuman isotonik yang komposisinya mirip dengan cairan tubuh yang mengandung ion dan terbukti cepat di serap oleh tubuh.

Edukasi ini digelar di beberapa kota endemis DBD di Indonesia dengan menggandeng lebih dari 150 rumah sakit di Jakarta, Medan, Surabaya, Bandung, Bogor dan kota besar lainnya.

Kegiatan yang dilaksanakan bekerjasama dengan Klinik Citra Medika Medan ini mendapat respon yang positif, khususnya para audiens PIA (Persatuan Istri Anggota) Ardhya Garini Medan. Edukasi ini akan terus dijalankan hingga akhir Maret 2020.

Edukasi ini diharapkan dapat mengurangi potensi jumlah penderita dan kematian yang diakibatkan demam berdarah dengue di Indonesia, khususnya di daerah-daerah terdampak. (*)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*