LIRA: Ada Kutipan Illegal di Dinas Pendidikan Medan

DPD Lembaga Swadaya Masyarakat Lumbung Informasi Rakyat (LSM LIRA) menemukan adanya dugaan kutipan illegal di lingkungan Dinas Pendidikan Kota Medan, terhadap para Kepala Sekolah SMPN.

Berdasarkan informasi yang diperoleh LSM LIRA Kota Medan, kutipan terhadap masing-masing Kepala Sekolah tersebut sebesar Rp 2.350.000.

“Peruntukannya, Rp. 2 juta untuk biaya sosialisasi aplikasi PPDB online dan Rp. 350 ribu untuk biaya pembuatan spanduk di depan sekolah”, ujar Walikota LSM LIRA Kota Medan, Drs Sam’an Lubis, Kamis (11/06/2020).

Modusnya, menurut Sam’an Lubis, dengan cara mentransfer dana sebesar Rp 2.350.000 tersebut ke Rekening Nomor: 52960101604xxx (Bank Rakyat Indonesia). Rekening penampung tersebut diduga milik salah seorang Kepala SMP Negeri.

“Terkait adanya dugaan kutipan illegal ini, LSM LIRA sudah berkoordinasi dengan pihak Polrestabes Medan, agar persoalan ini ditelusuri. Bila ditemukan adanya kutipan yang tidak bersandar terhadap hukum dan perundang-undangan yang berlaku, segera diproses”, ujarnya.

Sampai saat ini, lanjut Sam’an, LSM LIRA masih meyakini pihak Polresta telah melakukan penelusuran dugaan kutipan illegal tersebut. “Kita tunggulah sampai sejauh mana prosesnya”,ujar Sam’an.

Selain berkoordinasi dengan pihak Polrestabes Medan, LSM LIRA juga sudah menyampaikan dugaan kutipan illegal tersebut kepada Plt. Walikota Medan, Ir.Akhyar Nasution melalui pesan WhatsApp.

“Jika dugaan kutipan illegal ini memang benar-benar terjadi, kami berharap Pak Akhyar Nasution segera mencopot pihak-pihak yang terlibat dari jabatannya, termasuk Plt Kadisdik Muslim. Kami kira ini merupakan tantangan bagi Pak Akhyar untuk menciptakan clean government”,ujarnya.(***)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*