LIRA: 14 Perusahaan Rekanan di PTPN3 Diduga Bermuara ke Aseng

Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Swadaya Masyarakat Lumbung Informasi Rakyat (DPD LSM LIRA) Kota Medan mensinyalir, sebanyak 14 perusahaan rekanan di lingkungan PT Perkebunan Nusantara 3 bermuara ke oknum yang akrab dengan sapaan Aseng.

“Diduga, Aseng lah yang menjadi leading sector ke empatbelas perusahaan tersebut, untuk melaksanakan pekerjaan-pekerjaan proyek yang nilainya mencapai belasan hingga puluhan milyar rupiah, di lingkungan PTPN3”,ujar Walikota LSM LIRA Kota Medan, Drs. Sam’an Lubis, Rabu (15/07/2020)

Informasi yang masuk ke DPP LSM LIRA maupun DPD LSM LIRA Kota Medan, ke empatbelas perusahaan tersebut; PT VPA, PT TPA, PT ANB, PT APM, PT ARM, PT RSP, PT RDP, PT AMB, PT BAA, PT BSB, PT HJB, PT HMJ, PT RPP dan PT RAB.

“Para Direksi PTPN3 tentunya mengetahui keberadaan 14 tersebut. Terlebih, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VI DPR-RI dengan para Dirut BUMN penerima PMN (Penyertaan Modal Negara) pada Juni lalu, Andre Rosiade dari Partai Gerindra, yang sempat membahas hal tersebut. Apakah mungkin legislator di DPR RI asal cuap saja dalam RDP, jika tidak menemukan setidaknya data awal”, ujar Sam’an.

Jika kondisinya sepeti ini, lanjut Sam’an Lubis, PTPN3 tidak perlu menyibukkan diri membuat apa yang mereka sebut Code Of Corporate Governance (CCG). Dalam CCG ada memuat aturan tentang Etika Berusaha dan Anti Korupsi, dimana perusahan dan karyawan tidak akan melakukan tindakan yang bertentangan dengan hukum dalam melaksanakan aktivitas bisnis.

“Bahkan dalam menegakkan etika berusaha, PTPN3 memberlakukan bagi seluruh karyawan untuk membuat pernyataan tertulis komitmen terhadap anti korupsi. Pertanyaannya, untuk apa hal-hal seperti ini dilakukan, jika fakta di lapangan berbeda”,ujarnya.

Sebelumnya, Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Swadaya Masyarakat Lumbung Informasi Rakyat (DPP LSM LIRA) meminta bantuan penyidik ​​di Sumatera Utara, melakukan penyelidikan memintaan permainan proyek, di lingkungan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) III.

“Dugaan adanya praktik kongkalikong, dalam pelaksanaan yang ditentukan kegiatan proyek di PTPN3 sudah berlangsung lama. Bahkan, pelaksanaan pekerjaan proyek ini  terpusat hanya pada satu orang saja”,ujar ”, Presiden LSM LIRA, Drs.H. Jusuf Rizal, SE.MSi, Selasa (07/07/2020).

Bahkan, lanjut Jusuf Rizal, saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VI DPR-RI dengan para Dirut BUMN penerima PMN (Penyertaan Modal Negara) pada Juni lalu, dugaan kongkalikong di PTPN3 tersebut sempat menjadi sorotan.

“Saat itu, Andre Rosiade dari Partai Gerindra, yang sempat membahas hal tersebut. Andre Rosiade berbicara di forum yang resmi di mana DPR memberikan fungsi pengawasannya. Hal ini dapat memungkinkan masuknya lembaga penyidikan untuk memulai penyelidikan, ”ujar Jusuf Rizal.

Jusuf Rizal mengaku sudah menginstruksikan DPD LSM LIRA Kota Medan untuk melaporkan dugaan “permainan proyek” di lingkungan PTPN3 ke lembaga penyidik, berbekal data-data awal yang diperoleh.(***)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*