Dorong Penyidik Usut Tuntas Kasus di Disdik Medan, LIRA akan Gelar Aksi

Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Swadaya Masyarakat Lumbung Informasi Rakyat (DPD LSM LIRA) Kota Medan, akan menggelar aksi demonstrasi guna mendorong lembaga penyidik untuk menuntaskan sejumlah dugaan pelanggaran hukum di Dinas Pendidikan Kota Medan.

“Ada dua kasus dugaan pelanggaran hukum, yang selama ini mandeg prosesnya di instansi penyidik. Pertama, dugaan pengadaan 1.376 unik notebook media pembelajaran”,,ujar Walikota LSM LIRA Kota Medan, Drs Sam’an Lubis (02/11/2020).

Terkait belanja notebook senilai Rp 12,8 M, ujar Sam’an, merupakan persoalan serius yang perlu ditindaklanjuti Kejatisu. Soalnya, Pemko Medan telah melakukan pembayaran kepada rekanan. Seharusnya, laptop tersebut tidak boleh dibayarkan, sebelum rekanan mengganti barang yang sesuai spesifikasi.

“Temuan relawan LIRA di sejumlah SMPN di Kota Medan, unit laptop tersebut belum diganti oleh pihak rekanan. Kondisi ini tentunya berpotensi merugikan negara”,ujar Sam’an Lubis.

Diduga, lanjut Sam’an ada persekongkolan pihak-pihak tertentu, agar dana Rp 12,8 M tersebut dibayarkan kepada rekanan, meskipun spesifikasi notebook tersebut tidak sesuai dengan pesanan.

“Tentunya, Kadis Pendidikan Medan, Adlan bertanggungjawab terhadap persoalan ini. Bandahara Umum Kota Medan, tidak mungkin melakukan pencarian dana tanpa ada tandatangan Adlan”, ujarnya.

Sam’an menegaskan, jika Kejatisu tidak menuntaskan persoalan ini secara hukum, maka LSM LIRA Kota Medan akan menyampaikan laporan yang sama ke Polda Sumut.

“Saat ini kita sedang mempersiapkan pemberitahuan aksi ke pihak Kepolisian. Setidaknya ada tiga titik yang menjadi tujuan aksi. Pertama,.Kejatisu, DPRD Medan dan Dinas Pendidikan Kota Medan”, ujarnya.(***)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*