Warga Tuding Lurah Tanjung Rejo Munculkan Konflik di Masyarakat

Aisyah Rambe, Lurah Tanjung Rejo

Warga Lingkungan I dan Lingkungan II, Kelurahan Tanjung Rejo, Kecamatan Medan Sunggal, menuding Lurah Aisyah Rambe melakukan perbuatan kolusi dan nepotisme, yang berpotensi menyulut konflik di tengah-tengah masyarakat.

Hal ini berkaitan, proses pengisian jabatan sejumlah Kepala Lingkungan (Kepling), di kelurahan tersebut, yang terkesan mengabaikan Perda No 9 Tahun 2017 tentang Pedoman Pembentukan Lingkungan, Pengangkatan dan Pemberhentian Kepala Lingkungan.

Dugaaan praktik kolusi dan nepotisme ini muncul ke permukaan, ketika Aisyah Rambe tidak mengakomodir keinginan mayoritas warga Lingkungan I yang menginginkan Nilsamuddin sebagai calon Kepala Lingkungan.

“Heran saja, Lurah Aisyah Rambe justru tidak mengakomodir keinginan warga. Padahal berdasarkan Pasal 15 Perda No 9 Tahun 2017, salah satu yang menjadi pertimbangan adalah saran dan pendapat yang berkembang di masyarakat. Tapi, Lurah Aisyah justru mengesampingkan hal tersebut dan menolak menerima berkas dukungan warga”,ujar perwakilan warga, Adep Prabudi, Jumat (7/2/2020).

Warga mensinyalir, lanjut Adep, Lurah Aisyah Rambe menolak saran mayoritas warga, karena menjatuhkan pilihannya kepada Fajar, anak mantan Kepling I. Selamet, mantan Kepling I, harus berakhir masa tugasnya.

“Padahal, berdasarkan Perda No 9 Tahun 2017, Lurah Aisyah dapat mengusulkan calon Kepling lebih dari satu orang kepada Camat. Namun Lurah Aisyah tidak melakukannya, meskipun ada calon yang sesungguhnya memiliki dukungan mayoritas warga”, jelasnya.

Sejumlah warga Lingkungan II, juga menyampaikan hal yang sama. Mereka menyesalkan sikap Lurah Aisyah Rambe, yang tidak mengikutsertakan Astida, SP dalam proses dan tahapan. Padahal Astida memperoleh dukungan mayoritas dari warga Lingkungan II.

Di tempat terpisah, sejumlah warga Lingkungan I dan Lingkungan II, juga menengarai Camat Medan Sunggal, Indra Mulia Nasution terlibat praktik kolusi dan nepotisme, terkait pengisian jabatan sejumlah Kepling di Kelurahan Tanjung Rejo.

“Muncul kesan, Indra Mulia Nasution tidak memberikan apresiasi yang baik terhadap persoalan tersebut. Indra Nasution terkesan membiarkan warga dan pihak kelurahan berkonflik”,ujas warga yang enggan ditulis jatidirinya.

Berkaitan dengan hal tersebut, SumutDaily meminta konfirmasi Luray Aisyah Rambe. Namun, meskipun telah membaca pesan WhatsApp, Aisyah Rambe tidak kunjung memberikan tanggapan.(***)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*