Berburu Ombak dan Lobster di Pulau Asu

Pantai

Bagi traveller (wisatawan), mengunjungi objek wisata yang masih terjaga kelestarian alamnya merupakan kesenangan luar biasa. Wisatawan benar-benar menikmati Maha Karya Sang Pencipta.

Pulau Asu, yang terletak di Kabupaten Nias Barat, Provinsi Sumatera Utara merupakan salah satu objek wisata di Indonesia, yang masih belum tersentuh modernisasi. Keindahan dan keasrian alam dan pantainya, membuat wisatatawan bakal betah berlama-lama di kawasan tersebut.

Asu, berasal dari kata ‘Asuhan’ yang dalam bahasa Nias berarti terakhir. Masyarakat Nias biasa menyebutnya dengan nama Asuh. Dialek masyarakat setempat yang terkesan tidak begitu terdengar penggunaan hruf ‘h’, sehingga telinga lebih mendengarnya dengan kata Asu.

Pulau Asu persisnya berada di Kecamatan Sirombu dan merupakan salah satu pulau terluar Indonesia. Pulau yang luasnya sekira 18 km, jauh dari kebisingan karena penghuni tetapnya hanya puluhan kepalakeluarga saja.

Pasir putih nan bersih, jernihnya air laut dan sepoy angin yang berhias nyiur melambai lambai menambah nilai eksotisme tersendiri bagi pulau ini. Beberapa aktivitaspun dan dilakukan di pulai ini. Bersantai di pinggir pantai, tracking mengelilingi pulau, snorkling, memancing dan surfing pasti mengasyikkan.

Para Pemburu Ombak juga bisa surfing. Pulau Asu memiliki ombak dengan tinggi empat meter sampai tujuh meter dan panjang ombak mencapai 200 meter. Kebanyakan surfer mancanegara yang datang ke pulau ini, bahkan mereka bisa tinggal di pulau ini untuk satu hingga dua bulan.

Selain untuk surfer, pulau ini juga memanjakan mata bagi para pecinta diving dan snorkling karena pemandangan bawah lautnya pulau ini sangatlah indah. Tersedia berbagai jenis ikan yang mempesona serta berbagai terumbu karang yang sehat dan berwarna.

Lobster juga menjadi kelebihan utama Pulau Asu. Keaslian dan keasrian alamnya, membuat lobster tumbuh dan berkembang biak. Sehingga pulau ini merupakan salah satu daerah penghasil lobster, di Sumatera Utara.

Mencapai tempat ini, wisatawan dapat berangkat dari Bandara Kuala Namu, Medan,mengambil penerbangan menuju Bandara Binaka di Gunung Sitoli. Dari Bandara Binaka, lanjutkan perjalanan menuju Kota Sirombu dengan waktu perjalanan kurang lebih dua jam, menggunakan kendaraan bermotor.

Dari Sirombu ada dua pilihan untuk menuju ke obyek wisata Alam Pulau Asu, menumpang kapal reguler atau menggunakan speed boat. Jika memilih menggunakan kapal reguler akan menghabiskan waktu tempuh 2 jam untuk sampai ke Pulau Asu. Sedangkan menggunakan speed boat hanya memerlukan waktu 40 menit.

Soal penginapan, tak usah khawatir. Di Pulau Asu terdapat beberapa pengindapan, yang dikelola oleh warga setempat maupun warga negara asing.Meskipun perjalanan yang melelahkan dan biaya yang lumayang, semuanya bakal terbayar.(***)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*