DPRD Desak Budi Utomo Mundur dari Bank Sumut

Muhri Fauzi Hafiz

Ketua Komisi A DPRD Sumut, Muhri Fauzi Hafiz mendesak Mochammad Budi Utomo segera mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Direktur Utama PT Bank Sumut. Muhri Fauzi beralasan, hingga saat ini Budi Utomo belum memiliki legalitas sebagai direksi.

“Hingga saat ini, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) belum memberikan persetujuan kepada Budi Utomo sebagai Direktur Utama PT Bank Sumut, namun yang bersangkutan masih juga bertahan. Itu berarti Budi Utomo tidak patuh peraturan, sebagaimana persyaratan sebagai direksi bank”,ujar Muhri Fauzi, Jumat (28/06/2019).

Pasal 5 Peraturan OJK No 27/POJK.03/2016, menurut Muhri Fauzi, direksi harus memiliki akhlak dan moral yang baik, yang ditunjukkan dengan mematuhi peraturan yang berlaku. Selain itu, memiliki komitmen untuk mematuhi perundang-undangan yang berlaku.

“Masih bertahannya Budi Utomo sebagai Dirut PT Bank Sumut, meski belum mendapat persetujuan OJK mengisyaratkan integritas yang bersangkutan sangat diragukan, karena tidak patuh terhadap peraturan dan perundang-undangan”,ujar politisi Partai Demokrat ini lagi.

Muhri Fauzi meyakini, OJK tidak akan memberikan persetujuan kepada Budi Utomo, karena pengangkatan dirinya sebagai Dirut PT Bank Sumut tanpa melalui fit and propper test dari OJK. Kondisi ini terjadi, karena Pemegang Saham Pengendali (PSP) terkesan memaksakan kehendaknya dengan mengajukan calon tunggal.

“Jika Budi Utomo tidak bersedia mundur, maka para pemegang saham harus menggelar RUPS untuk membatalkan pengangkatan dirinya sebagai Dirut PT Bank Sumut”,ujar Muhri Fauzi lagi.

Resiko yang ditanggung PT Bank Sumut apabila tetap mempertahankan Budi Utomo sangat berat. Selain penurunan peringkat, juga dapat terkena sanksi pencabutan izin usaha.

“Demi cita-cita Sumut Bermartabat, Budi Utomo sebaiknya mengundurkan diri. Terlalu besar resiko yang ditanggung oleh bank milik rakyat Sumut ini, jika Budi Utomo tetap bertahan”, ujarnya.(***)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*