Muhri Fauzi: Pembentukan Pansus Covid19 Belum Saatnya

Ketua Perkumpulan Demokrasi 14 (PeDe’14), Muhri Fauzi Hafiz menilai, rencana DPRD Sumut membentuk Pansus (Panitia Khusus) Percepatan Penanganan Pencegahan dan Penyebaran Covid19, belum tepat untuk saat ini.

“Meskipun hal tersebut merupakan bentuk kepedulian DPRD Sumut terkait penanganan wabah Covid19, namun saat ini belum perlu. Soalnya, hingga saat ini, Gugus Tugas Covid19 Sumut masih bekerja dan melaksanakan tugasnya”,ujar Muhri Fauzi, Rabu (06/05/2020).

Selain itu, komunikasi DPRD dengan Gugus Tugas Covid19 Sumut masih bisa dilakukan dengan baik. Sehingga, DPRD Sumut mendapat informasi sudah sejauh mana upaya-upaya pemerintah melakukan penanganan Covid19.

“Saat ini, ada tiga OPD yang mendapat tanggungjawab terkait penanganan Covid19. Masing-masing, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial dan BPPBD. DPRD Sumut melalui komisi-komisi terkait dapat memulai mengundang ketiga OPD tersebut untuk informasi terkait kesiapan Pemprov Sumut dalam menghadapi Covid19”,ujar Anggota DPRD Sumut periode 2014-2019 dari Partai Demokrat ini.

Dari hasil pertemuan itu kelak, sambung Muhri Fauzi, DPRD Sumut akan mendapat informasi seperti apa refocusing APBD 2020 untuk penanganan Covid19. “Saya kira lebih baguslah DPRD Sumut memberikan perhatian terhadap refocusing APBD, sebagai bentuk fungsi pengawasan”, ujarnya.

Muhri Fauzi khawatir, jika ngotot mengupayakan terbentuknya Pansus Percepatan Penanganan Pencegahan dan Penyebaran Covid19, justru bisa memicu munculnya opini liar, yang dapat mendiskreditkan Eksekutif, Legislatif dan Gugus Tugas Covid19 sendiri.

Alasan dan dasar pembentukan Pansus seperti itu, lanjutnya, harus memiliki dasar yang benar-benar kuat, dan tidak memunculkan kesan “ada udang di balik batu”.

“Sesungguhnya, yang diharapkan masyarakat terhadap wakil rakyat saat ini adalah, DPRD fokus terhadap wewenangnya sebagai pengawas anggaran, agar refocusing APBD tepat jumlah dan tepat sasaran”, ujarnya.(***)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*