PeDe’14 Apresiasi Langkah Pemprovsu Realisasikan Dana Refocusing II

Perkumpulan Masyarakat Demokrasi 14 (PeDe’14) memberikan apresiasi langkah Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) yang merealisasikan dana recofusing tahap II untuk penanganan Covid19.

“Memang harus segera dan tidak perlu menunggu waktu lagi, karena ini juga berkaitan dengan kepentingan masyarakat secara luas dan kepentingan daerah yang harus terus bergerak agar tidak semakin terpuruk”,ujar Ketua PeDe’14, Muhri Fauzi Hafiz, Kamis (02/07/2020).

Gubsu Edy Rahmayadi dan Wagubsu Musa Rajekshah selaku pemimpin daerah, tentunya juga sudah memikirkan secara detail dengan menerima masukan berbagai pihak, untuk segera merealisasikan dana recofusing tahap II ini.

“Lagipula aturan main recofusing anggaran ini sudah jelas, yakni Instruksi Mendagri No 1 Tahun 2020 dan Surat Keputusan Bersama Menteri Dalam Negeri (Nomor 119/2020) dan Menteri Keuangan (Nomor 177/2020)”,ujarnya.

Tentunya, lanjut Muhri Fauzi, Pemprovsu harus mematuhi aturan tersebut, agar dana transfer dari pusat tidak mengalami penundaan. Penundaan dana transfer pusat ini, dapat berdampak buruk bagi program strategis nasional, di Sumatera Utara.

“Dalam kondisi seperti ini, dimana Pendapatan Asli Daerah mengalami penurunan, Pemprovsu tentunya berharap banyak pada dana transfer pusat untuk melaksanakan program strategis nasional. Tujuan dari program strategis nasional itu juga, berhubungan dengan peningkatan pembangunan dan ekonomi masyarakat”, paparnya.

Selain itu, Gubsu Edy Rahmayadi dan Wagubsu Musa Rajekshah, lanjut Muhri Fauzi, memang harus menjawab kekesalan Presiden Jokowi, terkait persoalan-persoalan yang muncul akibat dampak Covid19.

“Percepatan realisasi dana recofusing tahap II ini, juga sebagai bentuk jawaban kepada masyarakat bahwa negara memang benar-benar hadir menjawab kegalauan publik. Sehingga, wajar Pemprovsu bergerak cepat”, ujarnya.

Hanya saja, lanjutnya, Pemprovsu maupun Gugus Tugas Covid19 lebih berhati-hati dalam merealisasikan anggaran tersebut. Hal lain yang juga patut menjadi perhatian adala terkait transparansi.

“Transparansi penting agar tidak menimbulkan kecurigaan publik, sehingga seluruh perangkat nyaman dalam melaksanakan tugas-tugasnya”,ujar Muhri Fauzi.(***)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*