Tangkahan, The Hidden Paradise In Sumatra

Para turis mancanegara menyebutnya The Hidden Paradise In Sumatra. Inilah Tangkahan, para turis menyebutnya sebagai surga tersembunyi, karena tidak banyak yang mengetahuinya.

Tangkahan merupakan ekowisata di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara ini. Di sini, terdapat tempat-tempat indah yang bisa dijadikan tujuan wisata, yang suasana hutan serta alamnya masih terjaga.

Tangkahan dikenal sebagai tempatnya gajah-gajah liar. Satu kegiatan unik yang jarang ditemukan di tempat wisata lain. Pengunjung dapat kesempatan memandikan gajah dan menungganginya sambil menjelajah hutan. Sungai yang berada di sini sangat jernih dan masih terjaga kebersihannya.

Tangkahan terletak di antara dua desa yaitu Namo Sialang dan Sei Serdang. Bagi orang Medan mendengar kata Tangkahan pasti akan terngiang dengan “Gajah”, karena tangkahan dikenal sebagai tempatnya gajah-gajah liar dan sungai yang berada di sini sangat jernih dan masih terjaga kebersihannya.

Ekowisata yang berada di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser, Kabupaten Langkat ini, ramai dikunjungi karena panorama alamnya yang menakjubkan dan kesegaran udara yang disuguhkan membuat siapa saja betah berlama-lama di sini.

Berbagai macam pohon yang tumbuh serta vegetasi hutan tropis berpadu dengan lahan berbukit-bukit menjadikan Ekowisata Tangkahan tidak hanya sekadar tempat wisata namun juga dapat menjadi tempat belajar mengenai alam, mahluk hidup, flora dan fauna.

Hutan Tangkahan umumnya sangat lebat di mana terdapat sungai, air terjun, air panas, lembah bahkan tumbuhan langka seperti Raflessia juga ada di tempat ini. Tak heran jika turis mancanegara mulai melirik Tangkahan The Hidden Paradise di Sumatera Utara sebagai tujuan wisata sejak dahulu kala.

Tidak puas hanya menikmati pemandangan alam di Tangkahan, banyak kegiatan yang bisa dilakukan seperti arung jeram di Sungai Alas, mengunjungi tempat rehabilitasi satwa langka orangutan sumatera yang pertama kali dilakukan oleh WWF dan Frankfurt Zoological Society 1973 di Bukit Lawang.

Kawasan dengan daftar jenis burung terpanjang di dunia mencapai 380 spesies serta 129 spesies mamalia ini, memberikan kesempatan kepada pengunjung untuk mengamati berbagai keanekaragaman hayati dan fauna yang terdapat di hutan Tangkahan. Topografi bukit dengan tebing cocok bagi yang hobi panjat tebing, mendaki gunung, dan berkemah.

Tidak sulit menuju Tangkahan, karena sudah tersedia bus yang siap mengantarkan sampai ke tujuan.

Jika wisatawan dari luar pulau, setibanya di Bandara Kualanamu bisa menggunakan Damri ke Terminal Pinang Baris lalu dilanjutkan menuju Tangkahan dengan perjalanan empat sampai lima jam.

Di Tangkahan, ada pemandu wisata yang siap mengantarkan ke berbagai tempat.

Bagi para pengunjung yang berniat tinggal dalam beberapa hari, tak perlu khawatir karena telah tersedia berbagai tempat penginapan seperti Bamboo River Lodge, Green Lodge, Jungle Lodge, dan Tangkahan Inn.(***)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*